Sahabat Oto… Saat ini diseluruh wilayah di Indonesia sudah sering dilanda hujan, saat pagi hari biasanya cuaca cukup cerah namun lewat dari tengah hari cuaca berubah menjadi mendung dan menjelang sore hari biasanya hujan akan turun dengan derasnya.

Salah satu bagian dari mobil yang cukup rentan akibat hujan adalah piringan rem cakram. Jika diperhatikan, bagian tersebut mudah sekali timbul bintik karat jika dibiarkan lama setelah kena hujan.

Hal ini merupakan hal yang wajar karena air terutama air hujan ketika bertemu dengan logam akan menyebabkan logam tersebut teroksidasi yang kita biasa menyebutnya dengan karat. Jika karat itu dibiarkan terus menerus tentu saja akan menjadi masalah nantinya.

Untuk menghilangkan karat yang menempel pada piringan cakram tersebut pada dasarnya tidaklah susah. Ketika sahabat oto membawa mobil tersebut kembali jalan, bercak karat di piringan otomatis hilang seiring gesekan yang terjadi antara piringan cakram dengan kanvas rem.

Masalah baru akan muncul ketika piringan cakram yang berkarat dibiarkan dalam waktu yang lama sehinggabercak karat yang awalnya muncul menjadi semakin banyak dan akhirnya menyebabkan logam menjadi korosi lambat-laun.

Untuk mengatasi hal tersebut sahabat Oto bisa menggunakan caoran penetrant atau cairan pembersih rem agar kotoran serta karat bisa rontok dan jangan menggunakan bensin atau semacamnya untuk menghilangkan karat di bagian tersebut karena akan merusak beberapa komponen yang ada di sana terutama karet seal.

Mencegah tentu akan lebih baik dari pada kita harus memperbaiki kerusakan. Untuk mencegah munculnya karat pada cakram yang biasanya muncul saat memaskirkan mobil ini solusi yang paling mudah adalah selalu memarkirkan mobil sahabat oto di tempat yang memiliki atap.

Saat sudah diparkir di tempat yang memiliki atap, perhatikan juga jangan sampai ada cipratan, karena biasanya ketika hujan cukup deras akan menyebabkan munculnya cipratan ke bagian rem cakram jika tembok atau dinding garasi tidak tertutup sempurna.