Terapkan Hal Ini pada Ban Anda agar Kondisi Kendaraan Tetap Prima

Dalam berkendara sehari-hari, beberapa komponen pada mobil atau motor Anda harus diperhatikan. Salah satu komponen kendaraan yang sering dianggap sepele dan kurang diperhatikan adalah ban. Sebagai komponen penentu kenyamanan dan keselamatan, kondisi ban harus selalu dikontrol. Berikut ini kami akan beberkan beberapa hal yang harus Anda ketahui dan terapkan agar kondisi ban Anda selalu prima dan performa kendaraan Anda selalu maksimal.

1. Perhatikan Tekanan Angin pada Ban

Tekanan angin pada ban harus tepat, tidak boleh berlebihan, juga tidak boleh sampai kurang. Tekanan angin harus mengacu pada spesifikasi kendaraan. Biasanya pada kendaraan bermotor roda dua, tekanan angin yang berlebihan atau kurang akan langsung dapat terasa. Jika tekanan angin berlebihan, Anda tidak akan nyaman saat berkendara di jalanan yang kurang bagus. Namun, jika tekanan angin kurang, Anda tidak akan nyaman ketika harus bermanuver belok-belok di jalanan.

2. Gunakan Nitrogen atau Angin Biasa?

Saat ini, depot pengisian nitrogen untuk ban kendaraan sudah banyak dan mudah kita jumpai. Misalnya, di SPBU atau beberapa depot pinggir jalan, Anda bisa jumpai pengisian ban khusus dengan nitrogen. Nitrogen juga memiliki lebih banyak manfaat ketimbang angin biasa. Nitrogen merupakan gas udara murni yang sudah tersaring dan tidak memiliki kandungan air di dalamnya. Berbeda dengan angin biasa, kandungan gasnya masih ada air. Angin biasa akan terasa lebih berat karena terjadi proses pemuaian di dalam ban. Sementara, jika diisi dengan angin nitrogen, ban menjadi lebih ringan. Keunggulan lain dari angin nitrogen adalah molekul pada nitrogen tidak mudah menguap karena panas sehingga ban tidak mudah kempes.

3. Kuras Angin Ban Terlebih Dahulu

Sebelum mengisi ban dengan nitrogen, kuras dulu angin ban dan pastikan benar-benar kosong. Lakukan hal ini agar ban tidak cepat getas dan komponen velg bisa terhindar dari risiko korosi.

4. Jangan Pernah Mencampur Angin Biasa dan Nitrogen

Jika Anda sudah mengisi ban Anda dengan angin nitrogen jangan sampai mencampurnya dengan angin biasa. Angin biasa mengandung partikel air dari unsur hidrogen. Masuknya angin biasa membuat ruang udara di dalam ban bisa basah dari kondensasi. Karena hal tersebut akan timbul potensi kawat ban mobil atau velg motor bisa berkarat karena di dalamnya basah. Angin nitrogen yang tercampur angin biasa membuat sifat inert gas unsur nitrogen hilang.

Semoga tips ini bisa membantu Anda merawat ban dan tetap memastikan kendaraan Anda dalam kondisi prima. Tetap aman dalam berkendara!

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top