Sebastian Vettel Pamit dari F1 di Akhir Musim 2022

Baru-baru ini, kabar sangat mengejutkan datang dari juara F1 empat kali, Sebastian Vettel, secara resmi mengumumkan pensiun usai musim 2022 berakhir.

Kabar Sebastian Vettel pensiun diumumkan tidak lama setelah juara F1 tersebut membuat akun Instagram pribadinya.

Siapa sangka, postingan pertama dari akun Instagram terbaru Sebastian Vettel adalah pengumuman pensiun dari F1.

Seperti dikutip dari Gridoto.com, pengumuman itu sontak menjadi kehilangan besar buat F1, mengingat Sebastian Vettel merupakan salah satu pembalap ikonik di grid.

Ditambah, pembalap berusia 37 tahun ini juga punya fansbase terbesar di grid F1.

Adapun Sebastian Vettel telah memenangkan empat gelar juara dunia sepanjang kariernya, dengan 53 kemenangan Grand Prix dan 122 podium.

Memenangkan banyak titel gokart junior pada 1997 hingga 2002, Sebastian Vettel mulai terjun ke dunia profesional di Formula BMW ADAC pada 2003 silam.

Vettel pun mendapat kesempatan balapan di Formula 3 Euro Series dan beberapa ajang lain setelah memenangkan gelar pada 2004.

Hingga akhirnya mulai terjun di F1 pada 2006, yang mana Vettel mendapat lima kesempatan menjadi test driver dan berlanjut pada musim berikutnya.

Debut balapan F1 Vettel terjadi pada 2007 di Amerika Serikat, kala BMW Sauber mencari pengganti Robert Kubica yang mengalami kecelakaan di Kanada.

Meski cuma jadi pengganti, Sebastian Vettel berhasil finis di posisi delapan setelah memulai balapan dari posisi tujuh.

Vettel pun menjadi pembalap termuda yang berhasil mencetak poin di F1 kala itu.

Tak lama setelahnya, ada Scuderia Toro Rosso yang secara mengejutkan mendepak Scott Speed dan memilih Vettel sebagai penggantinya di sisa 7 balapan F1 2007.

Awalnya penampilan Vettel biasa saja, tapi sekali bisa meraih P4 di F1 china 2007 dan terus mengalami beberapa masalah adaptasi dengan mobil STR2 dan STR2B pada akhir 2007 hingga awal 2008.

Namun dengan mobil STR3 mulai balapan ke-6 F1 2008, penampilan Vettel tiba-tiba melejit hingga bisa meraih kemenangan epik bersama Toro Rosso di Monza.

Kemenangan itu bisa jadi salah satu kemenangan terbaik dalam karier Vettel, sebelum akhirnya naik status membela Red Bull Racing mulai 2009.

Vettel pun langsung meraih empat kemenangan di musim itu, dan mengakhiri F1 2009 sebagai runner up.

Setelah itu, Vettel menjalani masa-masa terbaiknya di Formula 1 dengan meraih 4 gelar juara dunia bersama Red Bull Racing.

Sayang musim 2014 tak berjalan begitu bagus buat Vettel hingga akhirnya memutuskan pindah ke Ferrari pada 2015.

Musim pertama bersama Ferrari, Vettel sebenarnya mampu tampil bagus namun masih kalah konsisten dari Mercedes.

Meski meraih banyak kemenangan bersama Ferrari, Vettel gagal mempersembahkan gelar karena dominasi Mercedes dan Lewis Hamilton masih terlalu kuat untuk diruntuhkan.

Musim 2018 menjadi yang terbaik buat Vettel karena punya peluang cukup besar untuk mengalahkan Hamilton dengan paket mobil yang sangat kuat kala itu.

Sayang crash di Hockenheimring, kandangnya sendiri, membuat momentum mengejar gelar sirna hingga lagi-lagi harus kalah dari Lewis Hamilton.

Hadirnya Charles Leclerc pada 2019 semakin membuat posisi Vettel tidak diuntungkan, sebelum akhirnya memutuskan pindah ke Aston Martin pada 2021 lalu.

Dua musim di Aston Martin, Vettel meski jauh lebih senior masih tampil lebih baik dibanding Lance Stroll.

Raihan terbaiknya bersama Aston Martin adalah kala meraih podium 2 di Azerbaijan 2021, kemudian hampir mengulangnya lagi di Hongaria sebelum kena diskualifikasi.

Jika Aston Martin punya mobil lebih baik dari sekarang, bukan tidak mungkin Vettel masih bisa bertarung di barisan depan.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top