Sahabat Oto… Ketika kita akan mengangkat mobil dengan menggunakan dongkrak saat mengganti ban misalnya ternyata tidak bisa sembarangan, selain bisa menghabiskan energi yang banyak ketika mengoperasikan dongkraknya, titik tumpu yang salah bisa membuat mobil menjadi rusak.

Mobil yang rusak ketika proses pendongkrakan biasanya diakibatkan karena bagian bodi atau sasis tersebut tidak bisa menahan beban mobil. Pada mobil-mobil modern titik tumpu dongkrak sudah ditentukan dari jalur produksi. Desainnya juga disesuaikan dengan kepala dongkrak agar pegangan tidak mudah bergeser.

Fungsi dongkrak digunakan untuk mengangkat satu sisi bagian mobil, karena itu jangan menempatkan dongkrak ditengah dengan maksud mengangkat dua roda. Pada mobil sedan terdapat 4 lifting point. Pada bagian depan, lifting point berada di sasis tepat belakang roda. Sedangkan bagian belakang, lifting point berada di sasis depan roda belakang.

Untuk tipe mobil ladder frame, tumpuan yang dicari adalah “tulang” yang paling keras. Kepala dongkrak bisa diletakan di bagian sasis yang terletak di kolong pintu samping. Selain itu, untuk bagian depan tumpuan yang bisa digunakan di bagian arm, sedangkan di bagian belakang bisa mengandalkan bagian bawah rumah gardan belakang.

Sedangkan untuk tipe bodi monokok, titik tumpuan juga tersedia diantara kolong bagian dalam di pintu samping. Khusus monokok, tidak disarankan mendongkrak dari arm atau besi penyangga roda.

Perlu diingat oleh sahabat oto, dongkrak berfungsi untuk mengangkat mobil, untuk menghindari kecelakaan atau mobil tiba-tiba turun akibat dongkrak tidak kuat menahan mobil dalam waktu lama gunakan Jack Stand untuk menahan beban mobil.