Sahabat Oto… Dongkrak merupakan salah satu benda yang wajib ada di setiap kendaraan khususnya mobil. Berfungsi untuk mengangkat sebagian badan mobil saat dalam kondisi darurat seperti untuk melakukan penggantian ban mobil yang kempes atau bocor.

Meski terlihat sederhana, menggunakan dongkrak memerlukan perhatian khusus, hal ini semata-mata dilakukan untuk menjaga keselamatan, karena tidak bisa dipungkiri penggunaan dongkrak yang salah bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan baik itu pada diri pengemudi sendiri maupun kerusakan pada kendaraan kesayangan.

Sebelum mempelajari bagaimana menggunakan dongkrak yang benar, kenali terlebih dahulu dongkrak yang akan digunakan karena berbeda jenis dongkrak, berbeda pula cara mengoperasikannya.

Dongkrak Gunting

Dongkrak Gunting merupakan salah satu dongkrak mekanik, bentuknya paling ringkas dan tidak memakan tempat. Dongkrak tipe mekanikal yang menggunakan sistem ulir untuk menaikkan dan menurunkan posisi ketinggiannya.

Dongkrak tipe ini biasanya menjadi dongkrak bawaan yang menjadi piranti standar dan umum ada di setiap mobil. Cara menggunakannya cukup mudah yaitu memutar tuas pengungkit searah jarum jam untuk menaikkan dan sebaliknya untuk menurunkan.

Meski terlihat mudah teorinya, namun pada prakteknya menggunakan dongkrak tipe ini sedikit susah karena tuas pengungkit yang disediakan umumnya kurang nyaman untuk digunakan, tipisnya batang pengungkit dengan ujung yang melengkung bisa sedikit menyulitkan bagi yang belum terbiasa. Ditambah dengan cara kerjanya yang mekanik membuat tenaga yang dikeluarkan cukup besar ketika kita sedang menggunakan dongkrak jenis gunting seperti ini.

Dongkrak Botol

Karena bentuknya yang menyerupai botol, dongkrak ini akhirnya banyak yang menyebutnya dongkrak tipe botol, Dongkrak tipe ini merupakan dongkrak yang paling banyak disediakan di kendaraan setelah dongkrak gunting.

Keunggulan dongkrak botol adalah selain karena dimensinya yang kecil dan tidak jauh berbeda dengan dongkrak gunting, cara penggunaannya pun relative lebih mudah karena sudah menggunakan system hidrolik.

Karena termasuk dalam kategori dongkrak hidrolik, gaya yang diperlukan untuk mengangkat mobil pun tidak sebesar ketika menggunakan dongkrak gunting. Cara menggunakannya pun cukup sederhana yaitu tinggal mengangkat dan menekan tuas pengungkitnya maka mobil akan terangkat.

Kemudian untuk menurunkannya caranya pun sangat mudah, yaitu dengan memutar secara perlahan pengunci hidrolik kearah kiri.

Dongkrak Buaya

Jenis dongkrak mobil berikutnya yang biasa digunakan untuk mendongkrak adalah dongkrak lantai (Floor Jack) namun kita di Indonesia lebih biasa menyebutnya dengan dongkrak buaya. Dongkrak ini disebut dongkrak buaya karena bentuknya yang mirip dengan mulut buaya saat terbuka ketika digunakan.

Dongkrak buaya juga menggunakan sistem hidrolik, namun posisinya yang rebah mirip dengan dongkrak guting ditambah dengan penambahan roda menjadikan dongkrak buaya ini lebih memudahkan kita saat akan mendongkrak.

Untuk cara penggunaannya mirip dengan cara menggunakan dongkrak botol, namun karena dimensinya yang sedikit berbeda maka perlu sedikit penyesuaian.