SHARE

Jakarta – Bagi pemilik mobil mungkin sering kali merasakan kegalauan saat memilih produk kompon dan poles yang terbaik untuk diaplikasikan ke mobil kesayangannya, apakah produk kompon yang dipilihnya benar-benar dapat mengembalikan kondisi bodi mobil kusam atau tergores menjadi kinclong kembali tanpa efek samping atau ternyata bodi mobilnya hanya sekedar membutuhkan poles. Nah sebelum membeli produk, ada baiknya mengetahui fungsi, cara kerja dan bahan yang terkandung pada kedua jenis produk tersebut.

 

Ketika kita menyebut kata kompon atau poles, sebenarnya terdapat perbedaan fungsi mendasar. Kompon mempunyai fungsi utama untuk melepas cat yang kusam, menghilangkan goresan atau noda bandel. Sedangkan poles itu lebih kepada proteksi cat bodi mobil dari kontaminasi kotoran dan debu sekaligus dapat membuat kilap.

Walaupun di pasaran terdapat berbagai merek, tapi sebaiknya memilih kompon dan poles dengan kandungan bahan yang tidak akan mengikis cat secara dalam, aman bagi kesehatan dan tetap menghasilkan efek kilap pada cat seperti jenis kompon dengan kandungan kaolin clay, air dan minyak mineral. Jenis bahan baku ini banyak digunakan pada produk sehari-hari seperti kaolin clay yang sering digunakan untuk masker wajah, sedangkan minyak mineral salah satunya digunakan sebagai bahan baku baby oil. Penggunaan bahan yang ramah orang dan lingkungan ini tentu akan baik pula dimanfaatkan untuk perawatan mobil.

Sebaliknya, hindari kompon yang mengandung bahan kimia tinggi VOC (Volatile Organic Compounds) dan minyak tanah. VOC adalah bahan kimia organic yang menguap pada saat pemakaian dan berarona tajam.  Efek penguapan VOC bukan saja mempengaruhi lapisan ozone tapi juga membuat gangguan kesehatan jika terpapar dalam waktu lama. Di berbagai literatur diketahui menyebabkan iritasi mata, hidung, tenggorokan, mual dan pusing. Sedangkan kandungan minyak tanah pada kompon walau dapat menghilangkan goresan lebih cepat tapi membuat pengikisan cat lebih dalam.

 

Salah satu contoh produk kompon yang memakai bahan baku berkualitas dan aman digunakan untuk merestorasi kondisi cat adalah Turtle Wax Rubbing Compound Heavy Duty Cleaner dan Turtle Wax Polishing Compound Light To Medium Cleaner. Turtle Wax sangat terkenal reputasinya di seluruh dunia untuk produk perawatan mobil sejak tahun 1941 sehingga penggunaannya pun sudah menjadi jaminan mutu.

Adapun perbedaan mendasar dari kedua jenis kompon ini adalah Turtle Wax Rubbing Compound menghilangkan goresan dalam (selama cat belum terkikis hingga ke dasar), noda membandel, cat lain yang menempel serta mengembalikan kondisi cat kusam. Cara pakainya cukup torehkan kompon ke busa poles lembab lalu gosok ke bagian “luka” dengan gerakan maju-mundur sambil ditekan.

Selanjutnya maksimalkan hasilnya dengan Turtle Wax Polishing Compound. Polishing compound akan mengkilapkan cat sekaligus menghilangkan goresan ringan seperti jaring laba-laba, noda aspal, dan memperhalus permukaan cat yang baru. Cara pakainya cukup gosok pakai busa poles ke bagian yang diinginkan dengan gerakan memutar sambil ditekan.

Akhiri proses perawatan cat mobil menggunakan Turtle Wax Metallic Car Wax. Jenis wax ini memakai bahan dasar dari kaolin clay, air, silicon dan bahan lainnya yang memberikan lapisan pelindung hard shell finish untuk daya kilap cat yang tahan lama dan menghasilkan water beading jika terkena air. Penggunaan wax ini melindungi cat dari kontaminasi udara, kotoran, debu serta menjaga agar cat tak mudah kusam.

Demikianlah sekilas info tentang kompon dan wax yang diharapkan dapat memudahkan kita memilih produk perawatan cat mobil yang sesuai dengan kondisi mobil kesayangan. [*/LC]

 

Tinggalkan Pesan