Cairan Power Steering Tepat, Bermanuver Jadi Mantap!

0

Jakarta – Power steering (PS) merupakan bagian dari sistem kemudi yang menggunakan tenaga hidrolik untuk membuat setir/kemudi menjadi lebih ringan saat diputar atau dibelokkan. Dengan PS, mobil lebih mudah dan aman dikendalikan serta lebih mudah bermanuver. Tapi bagaimana jadinya jika PS tak lagi berfungsi sempurna atau bahkan mengalami kerusakan?

Biasanya jika PS mengalami kerusakan akan timbul gejala seperti kemudi berat saat dibelokkan, setir susah dikendalikan, suara dengung pada setir, dan lain sebagainya.  Penyebabnya bisa dari kebocoran pada seal dan selang karet pada sistem PS atau kerusakan pompa hidrolik yang dipicu oleh gaya mengemudi dan bermanuver ekstrim. Gaya mengemudi seperti ini akan mengakibatkan tekanan cairan pada sirkuit PS menjadi sangat tinggi dan panas sementara cairan PS tidak mampu memberikan perlindungan secara maksimal.

 

 

 

 

 

 

Selain itu,  kebiasaan mengemudi lain yang kurang baik seperti sering memutar setir sampai batas maksimal saat kendaraan berhenti, kondisi jalan yang kurang baik, juga memberikan andil penyebab kerusakan sistem PS.

Menjaga Power Steering awet

Sistem kemudi PS akan lebih awet dan terhindar dari kerusakan jika cepat diantisipasi ketika atau bahkan saat awal gejala tersebut muncul. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengecek cairan PS pada wadah PS. Apabila berkurang, segera lakukan penambahan atau bahkan mengganti/kuras cairan PS hingga batas level maksimal yang tertera pada wadah PS.

Tepat memilih cairan power steering

Ketika membeli cairan untuk PS sebaiknya memastikan untuk memilih cairan yang khusus untuk PS agar terhindar dari kerusakan sistem PS. Karena selama ini selalu menjadi perdebatan panjang di masyarakat bahwa mengganti cairan PS bisa juga memakai cairan transmisi otomatis (ATF). Persepsi tersebut muncul karena sistem PS dan transmisi sama-sama menerapkan sistim hidrolik. Padahal jika ditelusuri lebih dalam, kedua jenis cairan tersebut mempunyai bahan, spesifikasi dan peruntukan yang jelas berbeda.

Di dalam sistem PS salah satu bagian pentingnya adalah seal karet. Seal ini harus terpasang rapat pada sistem PS agar cairan tetap dapat mendorong pompa hidrolik secara sempurna di saat memutar setir. Jika seal ini sobek atau menyusut akan mengakibatkan bocor yang langsung mempengaruhi kemudi. Sedangkan pada sistem transmisi, cairan ATF berfungsi untuk melumasi bagian metal di gigi penggerak agar transmisi dapat berjalan mulus tapi kurang memberi perlindungan pada seal. Jadi bisa dibayangkan jika pemakaian cairan ATF pada sistem PS kurang dapat menjaga seal, padahal seal ini merupakan bagian vital pada PS.

Cairan power steering dengan stop leak

Menjaga seal PS agar tetap mengembang, terpasang rapat dan berfungsi normal merupakan salah satu tugas penting yang diemban cairan PS. Karena seiring berjalannya waktu, seal ini dapat mengeras dan menyusut karena panas dan umur pemakaian. Cairan PS juga harus mampu menjaga performa dan melindungi sistem PS dari benda asing (kotoran debu atau air) serta melindungi dari korosi dan karat.

Di pasaran, cairan yang mempunyai fitur lengkap dalam menjaga performa seal serta melindungi sistem PS adalah cairan PS yang mengandung stop leak. Cairan jenis ini mampu “menghidupkan” kembali sil karet yang getas atau menyusut agar kembali mengembang dan elastis sehingga dapat menahan kebocoran cairan di sistem power steering. Cairan PS jenis ini mengandung zat aditif anti bocor yang tidak ditemui pada cairan ATF.

Selain itu, cairan PS plus stop leak ini biasanya juga mengandung aditif anti buih yang mampu meningkatkan efisiensi kinerja pompa serta menghentikan bunyi derit/squeels. Satu lagi fitur cairan PS yang tak kalah penting adalah inhibitor korosi yang fungsinya melindungi sistem PS dari korosi, karat serta menghambat oksidasi yang timbul karena kotoran debu atau air yang terbawa ketika mengisi cairan ataupun karena “luka” yang dibiarkan terbuka lama pada seal yang terletak di kolong mobil.

Setelah pemilihan cairan PS yang berkualitas langkah selanjutnya agar PS lebih awet adalah mengikuti anjuran pergantian cairan secara berkala setiap setahun sekali atau 20.000 kilometer (mana yang tercapai terlebih dahulu) dengan cairan yang sudah teruji kualitasnya, dan didesain khusus untuk sistem power steering. Selain itu, hal yang tak kalah penting agar PS tetap awet adalah menerapkan kebiasaan mengemudi yang baik.

 

STP® POWER  STEERING FLUID + STOP LEAK

STP® telah berpengalaman lebih dari 60 tahun merancang dan memasarkan produk perawatan mobil di Dunia, kembali berinnovasi dengan mengembangkan STP® POWER  STEERING FLUID + STOP LEAK dengan formula unik 2in1 yang sekaligus dapat menghentikan kebocoran minyak power steering karena keausan atau penyusutan seal.

STP® POWER  STEERING FLUID + STOP LEAK:

  • Mengandung spesial Conditioner yang dapat merevitalisasi dan mengembangkan seal yang mengeras dan menyusut sekaligus menjaga kekenyalan/elastisitas
  • Diperkaya dengan ZDDP+ untuk melindungi sistem power steering dari keausan dan kerusakan.
  • Mengandung anti-buih untuk meningkatkan efisiensi kerja pompa dan menghentikan bunyi derit/squeals.
  • Mengandung Corrosion Inhibitor yang berfungsi mencegah sistem power steering dari karat dan korosi.
Share.

About Author

Dokter OTO

DR OTO CLUB, merupakan media online yang mambahas tentang tip dan trik seputaran otomotive, serta mengulas produk – produk berkualitas yang berhubungan dengan dunia otomotive, mulai produk untuk mesin, bodi interior dan interior.

Tinggalkan Pesan